Kapal Feri KMP Batumandi Terbakar di Merak, 420 Penumpang Selamat

KMP Batumandi yang terbakar dekat Pelabuhan Merak (Foto: M Iqbal/detikcom)  Baca artikel detiknews, "8 Fakta Kapal Feri di Pelabuhan Merak Dilalap Api" (Doc:detiknews)
KMP Batumandi yang terbakar dekat Pelabuhan Merak (Foto: M Iqbal/detikcom) Baca artikel detiknews, "8 Fakta Kapal Feri di Pelabuhan Merak Dilalap Api" (Doc:detiknews)

Cilegon (omahberita.com) – Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi terbakar saat hendak bersandar di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Selasa (20/10/2026) sore. Sebanyak 420 penumpang berhasil dievakuasi dan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

KMP Batumandi sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 14.52 WIB menuju Pelabuhan Merak. Saat kapal berada di alur masuk penyeberangan Merak, petugas melihat percikan api di bagian belakang kapal.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 16.15 WIB. Berdasarkan informasi awal, api terlihat di bagian buritan, tepatnya di dek atas yang digunakan untuk mengangkut kendaraan kecil. Asap hitam pekat kemudian terlihat membubung dari kapal jenis roll-on/roll-off (ro-ro) tersebut. Petugas gabungan langsung melakukan proses evakuasi dan penanganan kebakaran.

Saat kebakaran terjadi, sejumlah penumpang menyelamatkan diri menuju anjungan dan geladak kapal sambil menunggu proses evakuasi. Petugas kemudian menggunakan kapal lain untuk membantu mengevakuasi penumpang dari KMP Batumandi hingga akhirnya berhasil dipindahkan ke tempat yang aman.

Polda Banten menyebut KMP Batumandi mengangkut 420 penumpang dan 89 unit kendaraan. Dari jumlah penumpang tersebut, 393 orang berada di dalam kendaraan, sedangkan 27 lainnya merupakan penumpang pejalan kaki.

Para penumpang yang telah dievakuasi kemudian dibawa ke area Dermaga 6 atau Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak untuk menjalani pendataan dan pemeriksaan. Meskipun tidak ada korban meninggal dunia, sejumlah penumpang sempat mendapatkan penanganan medis.

Polda Banten menyebut penumpang yang mengalami luka-luka dibawa ke Puskesmas Merak dan Rumah Sakit Krakatau Medika. Pemerintah Provinsi Banten juga menyebut ada 16 orang yang sempat mendapatkan penanganan medis.

Dalam proses evakuasi, nelayan di sekitar Merak juga turut membantu menyelamatkan penumpang. Sejumlah penumpang bahkan sempat terjun ke laut karena panik akibat kondisi kapal yang dipenuhi asap.

Salah satu penumpang KMP Batumandi mengaku sempat mendengar suara ledakan sebelum kapal dipenuhi asap. Penumpang tersebut mengatakan suara ledakan terdengar dua kali dari arah kamar mesin. Setelah ledakan kedua, kondisi kapal disebut menjadi gelap dan penumpang mulai panik.

Situasi semakin mencekam karena asap memenuhi bagian kapal. Sejumlah penumpang kemudian berusaha menyelamatkan diri hingga akhirnya dievakuasi oleh petugas dan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi.

Hingga Rabu (21/10/2026), penyebab pasti kebakaran KMP Batumandi masih belum diketahui.

Polda Banten menyatakan penyelidikan akan dilakukan untuk mengetahui kronologi lengkap dan penyebab kebakaran kapal tersebut.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan memastikan seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dengan selamat. Penanganan insiden melibatkan unsur pelabuhan, Basarnas, kepolisian, serta sejumlah kapal pendukung.

Proses pemeriksaan terhadap insiden tersebut masih berlanjut. Pemerintah dan pihak terkait juga terus melakukan koordinasi untuk memastikan penanganan pascakebakaran berjalan dengan baik.

0 Komentar

1500 karakter tersisa
Belum ada Komentar
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement