Bekasi,(Omahberita.com) – Ratusan motor trail berderet di sebuah lahan terbuka di kawasan Jalan Inspeksi Banjir Kanal Timur (BKT), Desa Pusaka Rakyat, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Deretan motor trail itu pun memicu perhatian publik.
Sebuah video yang beredar memperlihatkan sejumlah sepeda motor terparkir di dekat tumpukan sampah dan barang bekas beredar di media sosial sejak Minggu (18/10/2026). Kendaraan tersebut kemudian dikaitkan dengan pengadaan motor listrik untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dugaan itu muncul karena bentuk kendaraan dan kondisi lokasi penyimpanannya. Namun, informasi yang beredar tersebut perlu diluruskan karena sejumlah pihak telah memberikan klarifikasi mengenai asal-usul motor-motor tersebut.
Juru Bicara Badan Gizi Nasional (BGN), Tysa Novenny, membantah bahwa motor-motor dalam video tersebut merupakan bagian dari pengadaan motor listrik milik BGN.
Ia mengatakan, pihaknya telah memeriksa dan membandingkan kendaraan yang terlihat dalam video dengan motor trail listrik yang diadakan pada 2025. Hasilnya, menurut Tysa, terdapat perbedaan karakteristik kendaraan.
Kejaksaan Agung juga memastikan motor-motor tersebut bukan barang bukti dalam perkara dugaan korupsi pengadaan motor listrik di BGN.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, menjelaskan bahwa barang bukti terkait perkara tersebut disimpan di gudang. Ia juga menyebut ciri-ciri kendaraan dalam video berbeda dengan motor yang menjadi barang bukti.
Dengan demikian, dugaan bahwa motor-motor yang terparkir di Bekasi merupakan motor listrik pengadaan BGN tidak didukung oleh keterangan dari kedua lembaga tersebut.
Kodam Jaya Tegaskan Bukan Milik TNI
Kodam Jaya turut memberikan klarifikasi setelah muncul dugaan bahwa motor-motor tersebut merupakan kendaraan dinas TNI.

as a preferred source on Google
0 Komentar