Indonesia (Omahberita.com) – Sebuah rekaman CCTV yang memperlihatkan dugaan kekerasan terhadap anak di dalam lift di Malaysia viral di media sosial. Pasangan yang diduga merupakan orang tua korban disebut menjadi sasaran kecaman warganet hingga akun media sosial mereka ditutup.
Dikutip dari pemberitaan Grid.ID yang merujuk pada TribunJakarta, Kamis (22/10/2026), peristiwa tersebut terjadi di Malaysia saat pasangan yang disebut sebagai warga negara Indonesia (WNI) tengah berlibur.
Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat seorang perempuan berbaju merah muda masuk ke lift sambil mendorong stroller. Sementara itu, seorang pria yang diduga pasangannya terlihat membawa koper.
Saat berada di dalam lift, perempuan tersebut tampak melakukan tindakan fisik terhadap anak yang berada di stroller. Pria yang bersamanya kemudian terlihat menendang stroller tersebut.
Rekaman juga memperlihatkan anak yang diduga menjadi korban ditarik hingga berjongkok di lantai lift. Tindakan fisik terhadap anak tersebut disebut berlanjut meski seorang pria lain masuk ke lift yang sama. Di hadapan orang tersebut, pasangan itu tampak bersikap biasa saja.
Video tersebut memicu reaksi keras dari warganet. Banyak yang menyayangkan tindakan yang terlihat dalam rekaman, terlebih korban masih berusia balita dan dikhawatirkan mengalami dampak fisik maupun psikologis.
Setelah video menjadi viral, akun media sosial yang dikaitkan dengan pasangan tersebut dilaporkan ditutup. Perubahan itu turut menjadi perhatian warganet yang terus membicarakan dugaan kekerasan tersebut.
Praktisi sekaligus influencer kesehatan mental Adji Santoso Putro turut menyoroti kasus ini. Ia menilai kekerasan terhadap anak sulit dihentikan tanpa kesadaran orang tua untuk menerapkan pola asuh tanpa kekerasan.
Kasus ini kembali mengingatkan pentingnya perlindungan anak dari segala bentuk kekerasan. Meski rekaman CCTV memicu perhatian publik, kronologi lengkap dan penanganan kasus tetap perlu merujuk pada informasi terverifikasi dari pihak berwenang.

as a preferred source on Google
0 Komentar